PERAN KEPEMIMPINAN: Counseling, Coaching, dan Mentoring (Bagian 1)

Posted by Administrator, Category Human Resource Management

PERAN PEMIMPIN: Counseling, Coaching,

dan Mentoring (Bagian 1)

 Di era yang makin maju seperti sekarang ini, para pemimpin dituntut untuk lebih mengembangkan kapasitasnya, sehingga dapat juga menjalankan fungsi counseling, coaching, dan mentoring terhadap tim yang dipimpinnya. Dengan demikian, hasil yang dicapai dalam pengembangan tim akan signifikan sebagai bagian dari konsep motivational leadership. Inilah tiga kemampuan lain yang mesti dikuasai oleh seorang leader.

Counseling. Kemampuan untuk konseling berbicara tentang kemampuan menggali akar masalah, menelusuri masalah yang belum tuntas di masa lalu, kekecewaan yang belum selasai, mental yang terluka, dan seterusnya. Oleh karena ada hal-hal yang belum bereslah maka hal itu menyebabkan persoalan bagi si pekerja di masa sekarang.  Barangkali Anda menemukan karyawan yang entah mengapa begitu takut untuk mencoba, takut mengejar target. Setelah dikoseling, ternyata Anda baru tahu bahwa ketakutan itu selalu muncul karena dulu ia sering ditolak sehingga menimbulkan trauma mendalam. Atau, Anda berhadapan dengan staf yang senang sekali rebut entah dengan orang lama ataupun orang baru. Dalam sesi konseling, Anda baru mengerti, itu terjadi karena disebabkan masa lalu dia yang kurang baik. Ia sering disakiti. Jadi sebelum ia menerima perlakukan buruk orang lain, ia berusaha menyakiti pihak lain lebih dulu. Atau barang kali Anda mempunyai bawahan yang etos kerjanya payah, tidak bertanggung jawab, kata katanya kasar,malas. Setelah Anda melakukn konseling lebih dalam, Anda tahu penyebabnya. Mungkin itu terjadi karena ia mempunyai orang tua atau ayah sepeti itu. Tak heran, sikap dan perkataan sang ayah jadi menular kepadanya dan terbawa sampai dewasa, sampai ia bekerja. Tugas Anda adalah membuat orang orang yang Anda pimpin menang atas masa lalu mereka. Ketika konflik masa lalu mereka selesai, orang orang cenderung akan menunjukan performa yang lebih baik bagi perusahaan atau organisasi Anda (bersambung....)